Adiwijaya, Rasman (1983) Sosialisasi pada perkampungan miskin kotamadya Jambi Propinsi Jambi (struktur keluarga dan sosialisasi anak). Documentation. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah, Jambi.
|
Text
SOSIALISASI PADA PERKAMPUNGAN MISKIN DI KOTAMADYA JAMBI PROPINSI JAMBI.pdf - Published Version Copyright All Rights Reserved Download (17MB) | Preview |
|
|
Image
COVER DEPAN SOSIALISASI PADA PERKAMPUNGAN MISKIN DI KOTAMADYA JAMBI PROPINSI JAMBI.jpg - Cover Image Copyright All Rights Reserved Download (740kB) | Preview |
Abstract
Struktur keluarga batih di perkampungan miskin, baik di pusat kota maupun pinggir kota, terdiri atas ayah, ibu, dan anak. Ayah bertanggung jawab atas nafkah anggota keluarganya, di samping dalam hal hubungan dengan pihak lain di luar rumah tangga. Ibu lebih banyak berada di rumah mengatur ekonomi rumah tangga untuk kesejahteraan keluarga.
Dalam hal sosialisasi anak, peranan ayah tidak sebesar peranan ibu. Sebagai pencari nafkah, ayah keluarga batih lebih banyak berada di luar. rumah. Hanya pada waktu-waktu tertentu, ayah berkumpul dan berbincang dengan anak, bahkan sebagian hanya menyediakan waktu jika dianggap perlu atau diperlukan. Sebaliknya, ibu lebih banyak di rumah sehingga banyak kemungkinan dapat bertemu dengan anak. Sementara itu, saudara kandung, khususnya yang lebih tua, ikut mengawasi dan menjaga, serta sekaligus sebagai teman bermain. Di antara anak-anak ini terdapat hubungan yang sangat akrab, saling menerima dan memberi, sikap, ucapan, dan tindakan saudara kandung tidak jarang menjadi contoh bagi adiknya.
Seluruh keluarga batih, baik pusat maupun pinggir kota, mengutamakan nilai-nilai dan norma-norma agama untuk diwariskan kepada anak. Kemudian, nilai-nilai dan norma-norma adat istiadat daerah setempat serta daerah asal. Akan tetapi, tidak seluruh harapan itu dapat terwujud. Hal ini, "mungkin" karena kurang konsekuen dan tidak konsistennya orang tua dalam menanamkan nilai dan norma-norma yang dimaksudkan. Kurangnya waktu berkumpul antara ayah dengan anak, keterbatasan pengetahuan dan pengalaman, tidak jarang ayah dan atau ibu tidak melakukan seperti yang diajarkan kepada anak. Ditambah dengan pengalaman anak di luar rumah, merupakan salah satu faktor ketidakberhasilan harapan orang tua terhadap anak.
Item Type: | Monograph (Documentation) |
---|---|
Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian kebudayaan |
Divisions: | Direktorat Jenderal Kebudayaan |
Depositing User: | Sekretariat Ditjen Kebudayaan |
Date Deposited: | 09 Nov 2023 07:46 |
Last Modified: | 09 Nov 2023 07:46 |
URI: | http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/30247 |
Actions (login required)
View Item |