Direktorat Pembinaan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan YME, Direktorat Pembinaan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan YME (2000) Ajaran organisasi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sastra cetha. Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

[img]
Preview
Text
SASTRA CETHA.pdf - Published Version
Copyright All Rights Reserved

Download (16MB) | Preview

Abstract

Menurut ajaran Sastra Cetha, Tuhan itu ada. Tuhan itu bukan pria atau wanita, jauh tanpa batas (bahasa Jawa, adoh ora wangenan) dekat tan pa sentuhan (bahasa Jawa. cedak ora senggolan). Bahkan menurut keyakinan mereka, dunia beserta isinya ini ada. berarti menunjukkan bahwa Tuhan itu ada. Tuhan adalah sangkan paran alam semesta, maksudnya Tuhan
adalah pencipta alam semesta.
Di dalam ajaran Sastra Cetha, dikatakan bahwa Tuhan itu hidup. Hidup itu dilambangkan dalam huruf JawaRo. Huruf Ro ini tidak bisa mati. Dalam Sastra Cetha dilambangkan bahwa huruf Ro ini tidak dapat dipepet atau di buntu. Hal ini mengandung pengertian bahwa Tuhan itu ada. tetapi tidak dapat dipelajari dan tidak dapat dilihat oleh manusia. Dengan demikian warga Sastra Cetha meyakini bahwa Tuhan itu tanpa wujud dan tanpa batas. Eksistensi Tuhan, menurut Sastra Cetha bahwa Tuhan itu ada pada manusia.

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan > Kepercayaan
Divisions: Direktorat Jenderal Kebudayaan > Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat
Depositing User: Sekretariat Ditjen Kebudayaan
Date Deposited: 21 Dec 2023 02:00
Last Modified: 21 Dec 2023 02:00
URI: http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/30147

Actions (login required)

View Item View Item