Pola pemukiman pedesaan Daerah Sulawesi Selatan

Hamid, Abu (1983) Pola pemukiman pedesaan Daerah Sulawesi Selatan. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jakarta.

[img]
Preview
Text
POLA PEMUKIMAN PEDESAAN DAERAH SULAWESI SELATAN.pdf

Download (37MB) | Preview

Abstract

Akhir-akhir ini pemukiman menjadi topik pembicaraan yang
penting dalam masyarakat, terutama jika dikaitkan dengan transmigrasi, karena menyangkut masalah kependudukan, lapangan kerja, struktur perekonomian, dan pendidikan. Masalah kependudukan, bukan saja mengenai perataan penyebaran penduduk, melainkan juga menyangkut kwalitas manusia yang diharapkan bagi generasi mendatang.

Pembinaan lingkungan pemukiman yang sehat dan bermutu mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dalam Konperensi PBB mengenai pemukiman manusia (habitat) yang diselenggarakan di Vancouver dari tanggal 31 Mei sampai dengan 1Juni1976. Di Indonesia lebih banyak penduduk yang menghuni daerah pedesaan dengan jumlah desa sekitar 60.000 buah, dibanding dengan kota. Pemukiman yang akan diungkapkan di sini berlokasi di pedesaan, dimaksudkan untuk inventarisasi dan dokumentasi masalah yang berkaitan dengan sumber alam dan kehidupan sosial budaya penduduk di pedesaan. Disadari bahwa pekerjaan ini amat luas karena mencakup berbagai aspek kehidupan. Namun karena di dorong oleh kebutuhan yang mendesak akan informasi tentang wujud tindakan penduduk pedesaan terhadap tantangan lingkungannya, maka kegiatan ini harus dilaksanakan. lnformasi tentang wujud tindakan penduduk itu diperlukan untuk menjawab pertanyaan apakah tindakan mereka sudah mendekati titik optimal bagi keseluruhan kehidupan mereka di lingkungan itu atau belum.

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan
Pendidikan > Kebudayaan > Kampung Adat
Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia
Divisions: Direktorat Jenderal Kebudayaan
Depositing User: Mr imam dwi pangestu
Date Deposited: 19 Oct 2018 13:20
Last Modified: 19 Oct 2018 13:20
URI: http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/7503

Actions (login required)

View Item View Item