Sutarman, Maman and Setyawan, Sulis Bayu (2017) Pendidikan agama Katolik dan budi pekerti SMA Kelas X : buku guru. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud., Jakarta. ISBN 9786024270629

[img]
Preview
Text
b_82432745-4280-4ccd-a9d8-18c7035c5f1d.pdf - Published Version
Copyright All Rights Reserved
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (5MB) | Preview

Abstract

Agama terutama bukanlah soal mengetahui mana yang benar atau yang salah. Tidak ada gunanya mengetahui tetapi tidak melakukannya, seperti dikatakan oleh Santo Yakobus: “Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati” (Yakobus 2:26). Demikianlah, belajar bukan sekadar untuk tahu, melainkan dengan belajar seseorang menjadi tumbuh dan berubah. Tidak sekadar belajar lalu berubah, tetapi juga mengubah keadaan. Begitulah Kurikulum 2013 dirancang agar tahapan pembelajaran memungkinkan siswa berkembang dari proses menyerap pengetahuan dan mengembangkan keterampilan hingga memekarkan sikap serta nilai-nilai luhur kemanusiaan. Pembelajaran agama diharapkan mampu menambah wawasan keagamaan, mengasah keterampilan beragama dan mewujudkan sikap beragama peserta didik yang utuh dan berimbang yang mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya, sesama manusia dan manusia dengan lingkungannya. Untuk itu pendidikan agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan penanaman karakter dalam pembentukan budi pekerti yang luhur. Karakter yang ingin kita tanamkan antara lain: kejujuran, kedisiplinan, cinta kebersihan, cinta kasih, semangat berbagi, optimisme, cinta tanah air, kepenasaran intelektual, dan kreativitas.
Nilai-nilai karakter itu digali dan diserap dari pengetahuan agama yang dipelajari para siswa itu dan menjadi penggerak dalam pembentukan, pengembangan,peningkatan, pemeliharaan, dan perbaikan perilaku anak didik agar mau dan mampu melaksanakan tugas-tugas hidup mereka secara selaras, serasi, seimbang antara lahir-batin, jasmani-rohani, material-spiritual, dan individu-sosial. Selaras dengan itu, Pendidikan Agama Katolik secara khusus bertujuan membangun dan membimbing peserta didik agar tumbuh berkembang mencapai kepribadian utuh yang semakin mencerminkan diri mereka sebagai gambar Allah, sebab demikianlah “Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia” (Kejadian 1:27). Sebagai makhluk yang diciptakan seturut gambar Allah, manusia perlu mengembangkan sifat cinta kasih dan takut akan Allah, memiliki kecerdasan, keterampilan, pekerti luhur, memelihara lingkungan, serta ikut bertanggung jawab dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara.

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Guru dan Tenaga Kependidikan > Modul Pembelajaran
Pendidikan > Sekolah > Sekolah Menengah Atas
Pendidikan > Kebudayaan
Pendidikan > Kebudayaan > Kepercayaan
Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan > Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Depositing User: Mrs Syafnelly Syafnelly
Date Deposited: 05 Mar 2018 04:17
Last Modified: 13 Jul 2021 13:36
URI: http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/5231

Actions (login required)

View Item View Item