Pabitara, majalah sastra dan budaya Sulawesi Tenggara edisi XV - 2018

Anakia, Anakia and A.D., Firman and Suryananda, Dermawan and Rahmawati, Rahmawati and Nasiru, La Ode Gusman and Husbah, Zakiyah M. and Hastuti, Heksa Biopsi Puji and Uniawati, Uniawati and Ahmad, Abdul Munadjat and Nurdin, Ilfan (2018) Pabitara, majalah sastra dan budaya Sulawesi Tenggara edisi XV - 2018. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kendari.

[img] Text
PABITARA FINAL Edisi XV Tahun 2018.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (7MB)

Abstract

Sebelas artikel/tulisan yang tersaji dalam Majalah Pabitara edisi XV berasal dari beberapa
penulis dengan beragam profesi dan keahlian. Tema-tema lokalitas tetap menjadi perhatian
utama dalam ruang dan kolom Pabitara. “Tari Mangaru dalam Ritual Matogalampa di Rongi”
ditulis oleh Rahmawati. Artikel tersebut memberikan informasi budaya akan salah satu
aktivitas budaya di Buton. Artikelnya berikutnya adalah “Islam sebagai Keyakinan Orang
Laut” yang digoreskan oleh Anakia. Artikel menceritakan kehidupan masyarakat Bajo sebagai
pemeluk agama Islam. Selanjutnya, artikel yang ditulis oleh “Mekasusuru dalam Budaya
Masyarakat Wawonii” memperkenalkan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Wawonii
yang masih dipegang hingga saat ini. Tulisan selanjutnya “Pelestarian Naskah Buton” yang
disusun oleh Zakiyah M. Husba memperkenalkan beberapa alternatif pelestarian naskah.
Ada laporan perjalanan budaya Majalah Pabitara di Negara Malaysia yang ditulis oleh Firman
A.D. yang berjudul “Meniti Makna Perjalanan Budaya ke Negeri Sembilan.” Berikutnya adalah
“Kengkeng dan Permainan Tradisional Lainnya di Sulawesi Tenggara” yang ditulis oleh Uniawati

mendeskripsikan beberapa permainan tradisional yang sudah jarang dimainkan oleh anak-
anak. “Mokole Ilfan Nurdin” merupakan artikel yang memperkenalkan salah seorang tokoh

adat yang setia merawat budaya. Artikel ini ditulis oleh Heksa Biopsi Puji Hastuti. Tulisan
mengenai salah satu kegiatan Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara dapat dibaca dalam “Mari
Bangun Kembali Budaya Kabanti Buton” oleh Abdul Munadjat Ahmad. Tulisan mengenai
“Sejarah Singkat Kerajaan Kabaena” yang ditulis oleh Ilfan Nurdin menjadi penambah informasi
untuk pengetahuan kita. “Wa Ndiudiu: Hantu Masa Silam Tanah Wolio” yang ditulis oleh La
Ode Gusman Nasiru berisi kaitan antara cerita rakyat dan keadaan sosial masyarakat Wolio.
Akhirnya, Cerita rakyat asal mula “Telaga Mbaeyo” menutup sajian informasi dari Majalah
Pabitara edisi XV.

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan
Pendidikan > Kebudayaan > Permainan Tradisional
Pendidikan > Kebudayaan > Tarian Tradisional
Divisions: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa > Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa > Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara
Depositing User: Perpustakaan Kemendikbud
Date Deposited: 19 Jun 2020 03:36
Last Modified: 19 Jun 2020 03:36
URI: http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/18760

Actions (login required)

View Item View Item