Vocational education policy white paper vol. 1 nomor 8 tahun 2019 : potret tenaga kerja lulusan SMK pada industri manufaktur

Bakrun, M and Khurniawan, Arie Wibowo and Widjajanti, Chrismi and Razik, Arfah Laidiah and Adi, Farid Prasetyo and Majid, Muhammad Abdul and Syafaa, Ahmad Rofiuddin (2019) Vocational education policy white paper vol. 1 nomor 8 tahun 2019 : potret tenaga kerja lulusan SMK pada industri manufaktur. Working Paper. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Jakarta.

[img] Text
08 Potret Tenaga Kerja Lulusan SMK Pada Industri Menufaktur.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (932kB)

Abstract

Industri manufaktur memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Industri tersebut tidak hanya
sebagai penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tapi juga turut andil dalam menciptakan
lapangan kerja yang luas untuk penduduk Indonesia. Kajian kebijakan ini menggunakan analisis deskriptif untuk
memberikan gambaran umum tentang industri manufaktur di Indonesia dan hubungannya dengan penyediaan
lapangan kerja bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Berdasarkan hasil kajian, diperoleh bahwa meskipun
Indonesia menjadi 10 negara teratas yang memiliki nilai tambah terbesar di sektor manufaktur tingkat dunia, namun
pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung stagnan dan hanya berkisar 5% dalam empat tahun terakhir. Pada tahun
2018, sebanyak 26,32% lulusan SMK bekerja di industri manufaktur dengan jenis pekerjaan utama terbesar adalah
sebagai tenaga produksi, operator alat-alat angkut dan pekerja kasar. Lulusan SMK juga sebagian besar bekerja
sebagai buruh/karyawan/pegawai. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, pemerintah perlu
mendorong pengembangan dan memaksimalkan peran industri manufaktur. Pemerintah juga perlu meningkatkan
keterampilan tenaga kerja dan memberikan pelatihan dasar kepada calon pekerja sesuai dengan perkembangan
perubahan teknologi dan keterampilan yang dibutuhkan dalam industri manufaktur. Selain itu, penyesuaian penamaan
bidang keahlian SMK terhadap lapangan usaha yang dipublikasikan oleh BPS juga dinilai perlu untuk dilakukan agar
proses analisis menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

Item Type: Monograph (Working Paper)
Subjects: Pendidikan > Kebijakan Umum Kemendikbud > Penelitian dan Pengembangan
Pendidikan > Sekolah > Sekolah Kejuruan
Divisions: Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi > Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan
Depositing User: Mr Chaidir Amir
Date Deposited: 11 Apr 2020 22:32
Last Modified: 11 Apr 2020 22:32
URI: http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/17774

Actions (login required)

View Item View Item