Arti lambang dan fungsi tata rias tradisional pengantin daerah Nusa Tenggara Timur

Kotten, B.K and Tukan, Beny and Hayon, Yos and Asten, Anton and Zesi, A. M. (1987) Arti lambang dan fungsi tata rias tradisional pengantin daerah Nusa Tenggara Timur. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

[img] Text
Arti lambang dan fungsi tata rias tradisional pengantin daerah nusa tenggara timur.pdf

Download (43MB)

Abstract

Dengan menelaah berbagai masalah di atas maka terasa betapa pentingnya untuk diadakan inventarisasi dan Dokumentasi tata rias pengantin daerah yang dikenal oleh masyarakat di seluruh pelosok Nusantara, khususnya tata pengantin daerah dari suku-suku bangsa di Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam penulisan ini ditetapkan 5 kelompok etnis untuk mewakili kelompok-kelompok etnis yang ada di Nusa Tenggara Timur. Kelima kelompok etnis/suku bangsa tersebut masing-masing:
Suku bangsa Tetun di Kabupaten Belu (Timor), suku bangsa Lama holot di Kabupaten F1ores Timur, suku bangsa Sumba di pulau Sumba (Kabupaten Sumba Timur), suku bangsa Dawan di Kabupaten Timor Tengah Utara dan suku bangsa Sikka di Kabupaten Sikka, (Flores). Dalam hal tata rias pengantin kelima kelompok etnis tersebut masihjuga memperlihatkan/mempertahankan tata rias pengantin yang bercorak tradisional terutama dalam hubungan dengan tata cara perkawinan adat bagi masing- masing daerah. Di samping itu mulai nampak pula gejala atau kecenderungan dalam pemakaian tata rias modem. Hal ini adalah sebagai akibat dari pengaruh perkembangan kebudayaan modern sehingga membawa pula dampak bagi pegeseran nilai budaya.

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan > Kearifan lokal
Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat
Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian kebudayaan
Pendidikan > BUKU
Divisions: Direktorat Jenderal Kebudayaan
Depositing User: Mr imam dwi pangestu
Date Deposited: 29 May 2019 20:38
Last Modified: 29 May 2019 20:38
URI: http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/12999

Actions (login required)

View Item View Item